Pengertian Pembelajaran Berbasis Komputer - Dunia TIK | Belajar TIK, Komputer, CBT, Internet serta informasi seputar dunia pendidikan
pengertian pembelajaran berbasis komputer
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa era saat ini makin canggih dan dimudahkan. Seiring semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi maka dunia pendidikan pun mau tidak mau harus merubah polanya. Pada artikel ini akan membahas tentang Pembelajaran Berbasis Komputer.

Baca juga : Permendikbud Yang Wajib Dibaca Oleh Guru

Pengertian Pembelajaran Berbasis Komputer

Pengetian pembelajaran berbasis komputer adalah sebuah program pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat lunak komputer berupa program komputer yang berisi tentang muatan pembelajaran yang diantaranya adalah : judul, tujuan, materi pembelajaran dan evaluasi pembelajaran.

Menurut Robert Heinich, Molenda dan James Russel pengertian pembelajaran berbasis komputer adalah Computer system can delivery instruction by allowing them to interact with the listen programmed into the system; this is referred to computer based instruction. Jika diterjemahkan adalah Sistem komputer dapat mengirimkan instruksi dengan memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan pendengaran yang diprogram ke dalam sistem; ini disebut instruksi berbasis komputer.

Dengan menggunakan sistem komputer, diharapkan pembelajaran dapat dilaksanakan dengan tuntas. Hal ini dikarenakan latihan terus-menerus yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik untuk mencapainya.

Latihan yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik adalah dalam upaya untuk membiasakan keterampilan peserta didik berinteraksi dengan komputer khususnya pada pokok pelaksanaan pembelajaran. Dengan terbiasanya peserta didik dalam memanfaatkan interaksi komputer diharapkan nantinya peserta didik dapat membentuk kebiasaan sampai optimal menyerap materi pembelajaran. Hal ini bisa terjadi karena kecepatan interaksi komputer dengan peserta didik.

Perangkat Lunak Pembelajaran Berbasis Komputer

Berbicara mengenai perangkat lunak khususnya yang dimanfaatkan untuk pembelajaran berbasis komputer sangatlah banyak. Baik yang sudah dikenal di dunia pendidikan maupun yang dikembangkan sendiri oleh masing-masing institusi.

Perangkat lunak yang digunakan untuk pembelajaran berbasis komputer bisa difungsikan sebagai Computer Assisted Instruction dan pembelajaran individual.

Dengan memfungsikan perangkat lunak komputer sebagai pembelajaran individual diharapkan mampu memfasilitasi peserta didik dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Oleh karena itu perangkat lunak pembelajaran berbasis komputer perlu mengedepankan prinsip-prinsip belajar, prinsip-prinsip perencanaan sistem pembelajaran, dan prinsip-prinsip pembelajaran individual.

Peran Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Komputer

Dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis komputer, guru mempunya peran sebagai perancang pembelajaran. Sedangkan peserta didik adalah subjek yang berinteraksi dengan pembelajaran berbasis komputer. Hasil rancangan yang dibuat guru dalam bentuk pembelajaran berbasis komputer diharapkan dapat membentuk kebiasaan siswa untuk lebih rutin, aktif dan disiplin serta mandiri.

Konsep Pembelajaran Berbasis Komputer

Secara sederhana konsep pembelajaran berbasis komputer sebenarnya bukanlah hal yang berat dan baru, hal ini dikarenakan konsep dari pembelajaran berbasis komputer adalah bentuk penyajian bahan-bahan pembelajaran dan keahlian ke suatu unit-unit kecil sehingga akan lebih mudah untuk dipahami oleh peserta didik.

Proses pembelajaran berbasis komputer menempatkan sebuah perangkat komputer yang digunakan oleh peserta didik untuk berinteraksi dalam upaya memenuhi kebutuhan peserta didik untuk memperoleh dan mencapai kompetensi yang diinginkan hingga tuntas.

Kontrol pembelajaran berbasis komputer ada pada peserta didik karena pembelajaran berbasis komputer merupakan proses pembelajaran yang menerapkan konsep penyediaan media yang runtut dari awal hingga akhir.

Prinsip-Prinsip Pembelajaran Berbasis Komputer

Adapun prinsip-prinsip pembelajaran berbasis komputer adalah :

1. Berorientasi pada tujuan pembelajaran

Dalam melaksanakan dan mengembangkan pembelajaran berbasis komputer hendaknya selalu memperhatikan prinsip tujuan pembelajaran. Baik terhadap standar kompetensi, kompetensi dasar hingga indikator yang ingin dicapai pada setiap kegiatan pembelajaran.

Apapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan pada pembelajaran berbasis komputer tersebut (dari perencanaan hingga storyboard) semuanya harus berpedoman pada standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi.

2. Berorientasi pada pembelajaran individual

Dalam melaksanakan pembelajaran berbasis komputer, peserta didik memanfaatkan pembelajaran ini secara mandiri dengan media seperti laptop, komputer atau smartphone. Hal ini memberikan kelonggaran bagi siswa untuk memanfaatkan waktunya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Bagi siswa yang memiliki daya tangkap yang cepat maka proses pembelajaran akan cepat tuntas dalam mempelajari konten yang sudah disediakan oleh guru. Dan begitu pula sebaliknya ada peserta didik yang lambat dalam memahami konten-konten tersebut. Namun jangan khawatir dengan adanya pembelajaran berbasis komputer peserta didik yang lambat dapat senantiasa mengulang-ulang materi tanpa dipaksa.

Hal ini bisa terjadi karena sifat dari pembelajan berbasis komputer adalah individual sehingga peserta didik memilih sesuai ketertarikannya. Pembelajaran berbasis komputer sangat mengerti perbedaan individu peserta didik karena pada dasarnya semua peserta didik mampu untuk menyelesaikan proses pembelajaran hanya saja dengan waktu pencapaian yang berbeda pula.

3. Berorientasi pada pembelajaran mandiri

Pembelajaran berbasis komputer memiliki sifat pembelajaran individual sehingga dibutuhkan kemandirian peserta didik dalam menggunakannya. Guru berperan sebagai fasilitator dan mediator. Semua pengalaman pembelajaran dikemas dalam bentuk program pembelajaran berbasis komputer dan peserta didik melaksanakannya secara mandiri dimana saja tanpa dibatasi waktu dan tempat.

4. Berorientasi pada pembelajaran tuntas

Salah satu keunggulan dari pembelajaran berbasis komputer adalah penerapan prinsip belajar tuntas. Dalam kegiatan pembelajaran berbasis komputer, peserta didik wajib menyelesaikan semua pengalaman belajarnya yang sudah dibuat dalam sebuah program pembelajaran.

Kegiatan-kegiatan tersebut bisa saja dalam bentuk pemahaman materi, tugas, mengerjakan quiz. Menariknya dengan pembelajaran berbasis komputer peserta didik dapat mengerjakan soal latihan yang disertai dengan tanggapan jawaban secara otomatis jika jawaban tidak tepat.

Dengan adanya sistem tersebut maka peserta didik dapat mengulang untuk memperkaya pengetahuannya hingga akhirnya mampu menyelesaikan program yang sudah dibuat oleh guru.

Demikianlah artikel tentang Pengertian Pembelajaran Berbasis Komputer ini dibuat. semoga bisa menjadi manfaat untuk membuat pembelajaran menjadi lebih baik lagi.

Pengertian Pembelajaran Berbasis Komputer

pengertian pembelajaran berbasis komputer
Sebagaimana yang kita ketahui bahwa era saat ini makin canggih dan dimudahkan. Seiring semakin cepatnya perkembangan teknologi informasi maka dunia pendidikan pun mau tidak mau harus merubah polanya. Pada artikel ini akan membahas tentang Pembelajaran Berbasis Komputer.

Baca juga : Permendikbud Yang Wajib Dibaca Oleh Guru

Pengertian Pembelajaran Berbasis Komputer

Pengetian pembelajaran berbasis komputer adalah sebuah program pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran dengan menggunakan perangkat lunak komputer berupa program komputer yang berisi tentang muatan pembelajaran yang diantaranya adalah : judul, tujuan, materi pembelajaran dan evaluasi pembelajaran.

Menurut Robert Heinich, Molenda dan James Russel pengertian pembelajaran berbasis komputer adalah Computer system can delivery instruction by allowing them to interact with the listen programmed into the system; this is referred to computer based instruction. Jika diterjemahkan adalah Sistem komputer dapat mengirimkan instruksi dengan memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan pendengaran yang diprogram ke dalam sistem; ini disebut instruksi berbasis komputer.

Dengan menggunakan sistem komputer, diharapkan pembelajaran dapat dilaksanakan dengan tuntas. Hal ini dikarenakan latihan terus-menerus yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik untuk mencapainya.

Latihan yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik adalah dalam upaya untuk membiasakan keterampilan peserta didik berinteraksi dengan komputer khususnya pada pokok pelaksanaan pembelajaran. Dengan terbiasanya peserta didik dalam memanfaatkan interaksi komputer diharapkan nantinya peserta didik dapat membentuk kebiasaan sampai optimal menyerap materi pembelajaran. Hal ini bisa terjadi karena kecepatan interaksi komputer dengan peserta didik.

Perangkat Lunak Pembelajaran Berbasis Komputer

Berbicara mengenai perangkat lunak khususnya yang dimanfaatkan untuk pembelajaran berbasis komputer sangatlah banyak. Baik yang sudah dikenal di dunia pendidikan maupun yang dikembangkan sendiri oleh masing-masing institusi.

Perangkat lunak yang digunakan untuk pembelajaran berbasis komputer bisa difungsikan sebagai Computer Assisted Instruction dan pembelajaran individual.

Dengan memfungsikan perangkat lunak komputer sebagai pembelajaran individual diharapkan mampu memfasilitasi peserta didik dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Oleh karena itu perangkat lunak pembelajaran berbasis komputer perlu mengedepankan prinsip-prinsip belajar, prinsip-prinsip perencanaan sistem pembelajaran, dan prinsip-prinsip pembelajaran individual.

Peran Guru Dalam Pembelajaran Berbasis Komputer

Dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis komputer, guru mempunya peran sebagai perancang pembelajaran. Sedangkan peserta didik adalah subjek yang berinteraksi dengan pembelajaran berbasis komputer. Hasil rancangan yang dibuat guru dalam bentuk pembelajaran berbasis komputer diharapkan dapat membentuk kebiasaan siswa untuk lebih rutin, aktif dan disiplin serta mandiri.

Konsep Pembelajaran Berbasis Komputer

Secara sederhana konsep pembelajaran berbasis komputer sebenarnya bukanlah hal yang berat dan baru, hal ini dikarenakan konsep dari pembelajaran berbasis komputer adalah bentuk penyajian bahan-bahan pembelajaran dan keahlian ke suatu unit-unit kecil sehingga akan lebih mudah untuk dipahami oleh peserta didik.

Proses pembelajaran berbasis komputer menempatkan sebuah perangkat komputer yang digunakan oleh peserta didik untuk berinteraksi dalam upaya memenuhi kebutuhan peserta didik untuk memperoleh dan mencapai kompetensi yang diinginkan hingga tuntas.

Kontrol pembelajaran berbasis komputer ada pada peserta didik karena pembelajaran berbasis komputer merupakan proses pembelajaran yang menerapkan konsep penyediaan media yang runtut dari awal hingga akhir.

Prinsip-Prinsip Pembelajaran Berbasis Komputer

Adapun prinsip-prinsip pembelajaran berbasis komputer adalah :

1. Berorientasi pada tujuan pembelajaran

Dalam melaksanakan dan mengembangkan pembelajaran berbasis komputer hendaknya selalu memperhatikan prinsip tujuan pembelajaran. Baik terhadap standar kompetensi, kompetensi dasar hingga indikator yang ingin dicapai pada setiap kegiatan pembelajaran.

Apapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan pada pembelajaran berbasis komputer tersebut (dari perencanaan hingga storyboard) semuanya harus berpedoman pada standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi.

2. Berorientasi pada pembelajaran individual

Dalam melaksanakan pembelajaran berbasis komputer, peserta didik memanfaatkan pembelajaran ini secara mandiri dengan media seperti laptop, komputer atau smartphone. Hal ini memberikan kelonggaran bagi siswa untuk memanfaatkan waktunya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Bagi siswa yang memiliki daya tangkap yang cepat maka proses pembelajaran akan cepat tuntas dalam mempelajari konten yang sudah disediakan oleh guru. Dan begitu pula sebaliknya ada peserta didik yang lambat dalam memahami konten-konten tersebut. Namun jangan khawatir dengan adanya pembelajaran berbasis komputer peserta didik yang lambat dapat senantiasa mengulang-ulang materi tanpa dipaksa.

Hal ini bisa terjadi karena sifat dari pembelajan berbasis komputer adalah individual sehingga peserta didik memilih sesuai ketertarikannya. Pembelajaran berbasis komputer sangat mengerti perbedaan individu peserta didik karena pada dasarnya semua peserta didik mampu untuk menyelesaikan proses pembelajaran hanya saja dengan waktu pencapaian yang berbeda pula.

3. Berorientasi pada pembelajaran mandiri

Pembelajaran berbasis komputer memiliki sifat pembelajaran individual sehingga dibutuhkan kemandirian peserta didik dalam menggunakannya. Guru berperan sebagai fasilitator dan mediator. Semua pengalaman pembelajaran dikemas dalam bentuk program pembelajaran berbasis komputer dan peserta didik melaksanakannya secara mandiri dimana saja tanpa dibatasi waktu dan tempat.

4. Berorientasi pada pembelajaran tuntas

Salah satu keunggulan dari pembelajaran berbasis komputer adalah penerapan prinsip belajar tuntas. Dalam kegiatan pembelajaran berbasis komputer, peserta didik wajib menyelesaikan semua pengalaman belajarnya yang sudah dibuat dalam sebuah program pembelajaran.

Kegiatan-kegiatan tersebut bisa saja dalam bentuk pemahaman materi, tugas, mengerjakan quiz. Menariknya dengan pembelajaran berbasis komputer peserta didik dapat mengerjakan soal latihan yang disertai dengan tanggapan jawaban secara otomatis jika jawaban tidak tepat.

Dengan adanya sistem tersebut maka peserta didik dapat mengulang untuk memperkaya pengetahuannya hingga akhirnya mampu menyelesaikan program yang sudah dibuat oleh guru.

Demikianlah artikel tentang Pengertian Pembelajaran Berbasis Komputer ini dibuat. semoga bisa menjadi manfaat untuk membuat pembelajaran menjadi lebih baik lagi.